AMARA
AMARA Panas! Kupingku berdenging keras Luapan emosi menyesakkan dada Tak sepatah katapun terdengar dari keramaian Apa perbincangan mereka Siapa yang riang bercengkrama dengannya Rasa ingin lenyap dari dunia menguat Agar takdir cinta yang malang ini tak pernah ada Meledak-ledak! Sekujur tubuhku membara Menyisipkan pertanyaan Kenapa bukan aku yang disana? Canda gurau seperti kala itu, sayang Amarah ku tak redam meradang pada semesta Panas!